Archive for 2013
Tawuran Pelajar, Pemalakan Oleh Siswa sekolah lain dan berbagai kekerasan oleh pelajar bahkan sampai pembunuhan menghiasi berita di media akhir-akhir ini.
Siapa yang salah, bisa jadi guru, orangtua bahkan kurikulum. Tapi sebenarnya soal pendidikan sebagian besar haruslah dilakukan oleh guru secara guru mengisi sebagian besar waktu “bangun” seorang pelajar.
Haruskah pelajaran lebih di perbanyak? Halo! Coba liat saja pelajaran SD jaman sekarang ini. Belum tentu orang tua murid bisa mengerjakan pelajaran Siswa SD dengan baik! dimana tidak seperti waktu tahun 80-an, pelajaran yang diterima anak SD sekarang adalah pelajaran SMP pada masa itu. Semakin jenuh saja nanti para siswa jika pelajaran diperbanyak.
Gurulah yang harus menghilangkan jenuh para siswa ini. Guru bukan cuma mengejar target siswa mendapat nilai bagus saja, tapi gurulah yang paling besar membangun karakter siswa ini. Bukan sekedar mengajar pada jam pelajaran dan meninggalkan mereka disaat jam mengajar selesai.
Ada cerita tentang guru yang paling saya sukai, cerita ini berasal dari komik jepang yang akhirnya diadaptasi ke film kartun bahkan dorama, sinetron model jepang. Judulnya; Great Teacher Onizuka. Cerita mengenai pemuda bernama Onizuka, seorang mantan berandalan yang akhirnya menjadi seorang guru sebuah sekolah.
Dia melakukan pendekatan dengan siswa-siswinya yang bermasalah dengan caranya sendiri. Dimana berbagai masalah yang dialami siswa-siswinya seperti kurang perhatian orang tua, kemiskinan, perbedaan pola pikir dan sebagainya berhasil diselesaikannya. Bahkan pada saat-saat yang diperlukan, Onizuka harus menggunakan kemampuan bela dirinya untuk menyelesaikan suatu masalah. Berkelahi memang pilihan terakhir, tapi pada kenyataan di dunia ini, berkelahi ataupun beladiri kadang diperlukan dalam menghadapi permasalahan. Lihat saja sidang DPR/MPR banyak sekali para anggota yang terhormat ternyata jagoan beladiri.
Dari pelajaran hidup yang aku pelajari, untuk membuat orang menurut dan mengakui kemampuan kita, kita harus membuktikan bahwa kita punya kemampuan yang lebih daripadanya. Untuk menghadapi seorang siswa yang suka berkelahi misalnya, seorang guru harus bisa membuktikan bahwa dirinya lebih jago berkelahi dari sang siswa. Tantang siswa adu push-up misalnya untuk membuktikan kemampuannya. Beranikah seorang guru melakukannya?

Seorang Guru yang juga jago berkelahi..
Tentu para guru yang membaca tulisan ini akan berpendapat, “GTO itukan cuma film”. Betul, ini memang cuma sebuah film. tapi cara pendekatan Onizuka sebagai guru dengan para siswanya harus bisa ditiru oleh para guru.
Ingatan saya terhadap karakter seorang guru mungkin tidak berbeda dengan karakter guru saat ini, Arogan, Sok Tau, dan merasa hebat. Guru ortodok seperti itu juga dimunculkan dalam “Great Teacher Onizuka” dimana dikisahkan bahwa dengan karakter guru ortodok seperti itu, siswa-siswa tidak menjadi pelajar yang baik, melainkan menjadi siswa-siswi yang semaunya sendiri dan selalu menyalahkan orang lain atas segala kesulitan yang terjadi. Persis seperti kondisi sekarang ini.
Seandainya para guru sekarang ini bisa bersikap seperti Onizuka, sepertinya berbagai permasalahan yang dialami para siswa sekarang ini tidak akan terjadi. Seorang guru haruslah bisa mengayomi para siswanya, menjadi tempat curhat yang enak dan bisa menceritakan tentang kehidupan sesungguhnya yang akan dihadapi para siswanya dimasa depan.
Pelajaran sekolah yang di pelajari di sekolah saat ini tidaklah 100% diperlukan sebagai bekal masa depan. Paling banyak cuma 30% yang akan dipakai di masa depan. Pendidikan mental siswa dan pembentukan karakterlah yang paling perlu didapatkan siswa sekolah. Pelajaran Agama, Pancasila dan sebagainya yang diajarkan disekolah tidaklah cukup untuk membentuk mental dan karakter siswa, sentuhan personal dari gurulah yang harus dapat membuat siswa menjadi manusia seutuhnya.
Seorang guru sejati bukanlah cuma mengajar ilmu sesuai dengan bidang yang diajarkannya tetapi yang paling penting harus bisa menyelami karakter siswanya. Tiap siswa punya bakat tersendiri yang jelas berbeda dengan siswa lainnya. Tugas seorang gurulah untuk menemukan bakat dari tiap-tiap siswa.
Nilai bagus pada mata pelajaran bukanlah jaminan bahwa siswa itu mempunyai karakter yang baik sebagai manusia. Terbukti banyak yang nilainya buruk pada pelajaran bisa menjadi manusia yang sukses dalam kehidupan. Masih teringat dalam kenanganku, seorang Dede Yusuf berkata pada mantan gurunya semasa SMA, “Jika saya tidak diberi nilai 5 pada mata pelajaran ibu, saya tidak akan jadi seperti sekarang!” Kata-kata seorang Dede Yusuf pada waktu acara reuni akbar sekolahnya beberapa tahun lalu itu membuatku tertawa. Dimana memang jika nilai-nilai Dede Yusuf dulu bagus-bagus, bisa jadi dia menjadi seorang profesor, bukan artis yang terjun ke pemerintahan seperti yang dilakukannya saat ini.
Intinya, seorang guru harus memahami dan mengakui. bahwa mata pelajaran yang diajarkannya bukanlah jaminan dapat menjadikan seorang siswa menjadi manusia yang berhasil. Justru pembentukan karakterlah yang terpenting untuk diajarkan pada para siswanya.
Dulu pada waktu SMA, saya sendiri adalah seorang siswa yang selalu menempati rangking 10 besar dari belakang. Tapi bersyukurlah para guru mengetahui bahwa saya mempunyai bakat di bidang Seni. Masih teringat seorang guru Fisika yang sekarang sudah bahagia di surga sana, dulu meminta saya membuat ilustrasi untuk buku yang ditulisnya. Walau nilaiku di mata pelajaran yang diajarnya itu cuma 5, tapi guru itu memberikan apresiasi pada apa yang aku suka dan bisa. Yang menyenangkan ketika tugasnya selesai, guru itu memberikan amplop berisikan beberapa lembar uang padaku. Beliau mengajarkan bahwa aku bisa hidup dari apa yang aku bisa. Sebuah kenangan yang sangat membekas yang merupakan salah satu pelajaran hidup yang membuatku memilih jalan hidupku seperti sekarang ini. Terimakasih pak.
Untuk itu, bagi para sahabat Kompasianer yang berprofesi sebagai guru, cobalah untuk menjadi seorang guru yang tidak arogan, dekatlah dengan para siswanya, cari tau kelebihan siswanya dan cobalah menjadi seorang teman yang baik untuk para siswanya.
Cobalah untuk menjadi seorang “Great Teacher Onizuka”.
Ini saosnya X3 buat makan ondol waktu pemecahan rekor MURI
^^
Ini peserta yang makan ondol wkwk
Personil TETRIS Band nih lutunaaa....
Ini aksi merekaaaaaaaa :D
Fansnya semangat sekaliiiiii
Ini latian buat pensi HUT nih ._.
Classmeetting \(^o^)/
Cyclooonnnn ngeeeeeennngggg~
Suporternya loyo banget yaakk?
Acara ultahnya fufu di saung :D
|
|
PROFIL GURU SMANSABARA
BONJOUR teman-teman
BLOGERS Ten
Three Republic Independent Student
dan semua teman-teman seluruh INDONESIA
yang cetar membahana badai halilintar nging nging nging nging J kan udah banyak
tuh artikel yang udah dipost sama kita, nah sekarang kita mau bahas tentang GURU SMANSABARA yang baik hati J
Pahlawan Tanpa Jasa yang akan dibahas
disini adalah Ibu Maria Sudarmi atau yang akrab dipanggil “Bu Mamik”. Beliau
merupakan salah satu guru Bahasa Inggris di SMA N 1 Banjarnegara.
Sosok guru Bahasa Inggris yang satu ini
memang sudah tak asing lagi di SMANSABARA.
Beliau lahir di Klaten, tanggal 25 November 1955.
Beliau bertempat tinggal di Jalan Sunan
Gripit, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia, Asia Tenggara, Asia,
International. Beliau sudah berkeluarga dan mempunyai anak.
Guru yang sudah mengajar selama 34 tahun di SMANSABARA merupakan guru yang mempunyai semangat
tinggi dalam mengajar. Memang sih beliau sudah separuh baya, tetapi semangatnya
membara-bara dalam mengajar. Beliau tak pernah terlambat masuk ke kelas dan
selalu mengenakan pakaian yang rapi.
Dalam
KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), bu Mamik selalu memantau keadaan kelas agar
siswa selalu memperhatikan pelajaran. Selain memberikan ilmu pengetahuan yang
beliau punya, bu Mamik juga memberikan motivasi kepada siswa agar siswa
termotivasi dan mempunyai pandangan dan bias mengambil hikmah dari motivasi
tersebut.
Bu
Mamik yang selalu bersemangat ini juga bisa dibilang “rumit” loh teman-teman.
Kenapa? Soalnya setiap bu Mamik mau ngajar di kelas X-3 , kita harus nyalakan
LCD, mengambil stella yang tergantung di AC, menyiapkan bolpoin warna-warni,
dll. Heheee, becanda ya bu Mamik :* wkwk
Oya,
selain berprofesi menjadi guru, beliau juga membuka usaha toko baju yang diberi
nama “Bu Mamik Batik & Lurik” yang beralamat di Gayam lho teman-teman. Hebat
kan bu Mamik? Yaiyadong! Yaiyalah! Yamesti! Guru mana dulu, SMANSABARAAAA!!!
Teman-teman,
kalo pengen tau lebih banyak tentang Bu Mamik, dateng aja ke tokonya bu Mamik
buat beli batik sama kenalan^_^
See
you babaaaayyyy ! SALAM TETRIS EYAAHHH!! GO GO GO GO!!
PROFIL SISWA
ADE ANITA DIANAWATI : kaya sinchan, gegara alisnya yang tebel. terus sukanya melongo, ngelamun, terus diajak ngomong gamudeng gitu.
ADE DWI PRIHANJANI : enak dibully, soalnya kalo dibully cuman enggak-enggak doang tapi gak bertindak sama sekali. terus matanya itu looh kaya keberatan bulu mata gitu hahaha
AKHMAD SETYO UTOMO : pacarnya bela. karateka. panggilan sayang dari pak tujiyo itu Wahyu Setyo Utomo.
ANGGUN PRASASTI MUSTIKA RANI : suaranya cempreng. kalo jalan kaya gak imbang gitu, goyang-goyang wkwk. sepikannya f*u*f*u :p penjaga kuburan bong
ANISA RIFQI MUAFAH : biasa dipanggil cibi. soalnya namanya itu sama kaya personil Chibi itu loh. termasuk doyan tidur ini. terus nggak mudengan gitu deh kadang kalo diajak ngobrol :/
DANUR LINTANG : anak cowo paling ribet kayaknya. sukanya ANTHOB. terus suka ngulangin apa yang kita omongin. nyebelin gitu deh. tapi asiikk loohh
DHITA LARASATI PRATUNATALIES : "SIL" sebuah kata yang sering pake banget diomongin sama dhita. sampe sampe sekelas bisa ngikut nyeplos gitu semua -_- katanya pengen jadi guru sd. tapi suka berubah pengen jadi pramugari. terakhr katanya pengen di pariwisata. berarti? labil! yes :p
ETI MAILANI : perhatian loh cius deh miapa. eti is a dispenser alias tukang dispen wkwk. anak tersibuk se sepuluh tiga kayaknya. kalo ngomong tas-tes-tas-tes.
EVITA RAHMAYANTI : ini orang keliatannya sadis cius. pis evit ._. ngokot banget kalo futsal. ketawanya cuman sama orang-orang tertentu. gerombolan bari pojok giduu~
FAHMI SUTOPO : sasarannya bu mamik. pacarnya etet. rela bolak balik sigaluh-gumiwang demi etet. sukanya merendah wkwk
FATKHUROZAK YUNANDA RIFAI : sukanya ngejailin guru. yang ditiruin, diketawain, dan lain-lain deh. pacarnya susi. kadang tingkahnya tiu idiot nggak ngrti deh jalan pikirannya gmana. aneh
FITRIA DWI ANDRIYANI : mamah rempong. suaranya itu cetar membahana membelah sepuluh tiga kalo lagi narikin duit kas sama kalo lagi misuh-misuh ada yang belum bayar wk. kalo jalan? uuhhhh geal geol giduuu~
HENDRO BAYU PAMUNGKAS : kaya jangkung. pacarnya yoona (katanya) kalo lagi emosi? wuuuhh gilaaakkk -_- pelawaknya sepuluh tiga ya ini nih si gay. emang doyan ngelawak.
IAN YULISTIO SUSILO : oweeeeekk bolooottt hahahaha =)) jago tidur. agak lama kalo dipanggil. gak ngertian kalo lagi di gunjing (baik banget sih week)
IRFA' DAROJAT : hobi ngeSEPIK anak sekelas. sebutin nggak nih? sebutin ya dari ade anita, memem, bela, anggun wkwk piss fuuu jangan cengep-cengep baca ini ya :p
KUKUH JATMIKO : tapen. kim. sipit. keliatannya sih kalem, tapi CUMAN keliatan. aslinya kagaaakkk. dari tante tante beralih ke pedofil wkakak. sabar ya mik (,")/(u_u)
LANE SOERAYA : diem banget asli. kalem. sama kaya evita. ketawa cuman sama beberapa orang. lebih sedikit dari evita wkwk. kalem dah intinya. kagak ngerti banyak kalem banget
MUHAMAD FARIS FIBRIYANSYAH : malis. eyang nabi wkwk. penyanyi dari sepuluh tiga.iya ini doyan banget duet sama riko di kelas. entah apa aja dinyanyiin. yang suka ngadem-ngademin anak anak emosian (y)
NABILA RAMADANI : bela itu awalnya kalem banget cius. udah kalem cantik gitu idaman pria ya. sekarang bela itu udah mulai ngehujat nih. gilaaakkk hujatanyaaa-_- pacarnya tomo.
NADYA FARADANI : tukang ngehujat. kecil. nggak gede-gede. behel karatan =)) seneng banget sama cakka. duduknya sama dhita terus. kalo jalan itu lucu kaya ayam wkwk
NORMA DIAN ANDRIYANI : si endut. anaknya pak wi :& yang paling sering ngisi kursi depan sama okin. marah marah sendiri kalo belajarnya gak jelas. anak pramuka jugaaa
NUR FADILAH PUSPITANINGRUM : ldr-an sama dino wkwk. kalo dikelas itu tangan gapernah diem. bukan nulis ato ngapain. tita itu bikinin perahu kertas gituu entah deh buat apa
PRADITYA PUSPITANINGGAR : okin. cilik. rubes. kemlitak. ciwek. yang suka joget-joget di kelas gajelas nyanyi ngalor ngidul. tapi kayaknya kelas nggak ada okin nggak rame ya? iya kan? IYA PASTI
RETRIANA PAWESTRI : etet. hidup berasa enak terus gitu kayaknya. nggak ada sedihnya. enjoy banget gitu. terus unyunya itu kalo lagi ditelpon ortunya, dia manggil namanya itu "dedek" wkwk
RIKO PRIATMAJI NUGROHO : duetannya si faris. suaranya ngebazzzz gitu wkwk. pacarnya anak aksel. terus matanya itu nggak terlalu sipit tapi kaya orang gabisa melek wakakak
ROOFI'U NURHIDAYAH : termasuk kalem. ngomong itu seperlunya aja. jadi jarang-jarang aja ngeliat dia ketawa *hah
SUSI WULANDARI : modelnya sepuluh tiga. pacarnya nanosshhh. tetuanya sepuluh tiga wkwk. atlit voli. terus hidungnya itu berasa perosotan
UTAMI IDHA PANGESTI : anak karangkobar. kakaknya 3 adeknya 1 .____. mirip semuaaa. rajin banget nih si idha. dari tulisan, garapan, semuanya deh. terus kalo jalan itu kaya dilarak larak wkwk
VIRGIAWAN ANDREY WICAKSANA : dajjal. kalo ngomong seenak mulut ibu melahirkan kali wkwk. tukang pehape kagak jelas mau mundur ato maju terus. anak gunung. si pinky boy
VITA DWI MULATSIH : macaca : panggilan sayang. orang gila yang suka buka kerudung seenak ngelahirin anak ayam wkwk. kalo ngehujat jeni itu nggak abis abis wkwk
WIWIT INDRIYANI : ngomongnya cepet. ada huruf yang cedal beberapa gitu. terus stres kalo ngapalin gak apal-apal.
YUNITA MUSTIKA SARI : kepo banget. pengen tau semua. maksa gitu wkwk. suka ngehujat dan dibalik ngehujat sama anak cowok :D terobsesi bernyanyi dan dilihat banyak orang, walaupun sudah di pret om hao di awal lagu
ZULFA AULIA KHUSNA : julasih. iya kata anak cowo julas itu mirip bu sulasih wkakak. terobsesi tinggi dan kurus. kalo pagi nggak sarapan pasti udah ribut teriak teriak sendiri
Kelas sepuluh tiga isinya apa sih? belajaarrr dooong. iya belajar kalo mau ulangan dan ada guru :p ada guru pun belom tentu pada belajar kan terserah mau memperhatikan atau enggak ._. kalo kosong? yaudah berkeliaran begitu aja bagai anak ayam tak berinduk wkwk. selain belajar dan berkeliaran sepuluh tiga itu juga suka benerin kelas loh, menata kelas menjadi rapih ;;) iya lah rapih banget. pake disediain tissyu dan permen dimeja guru. kelas mana lagi coba? cuman sepuluh tiga doang dijamin deh. sepuluh tiga itu juga nggak kalah kompak sama kelas lain wek :p kita juga kompak. perlu bukti? juara 3 pensi HUT, juara 4 Drama Akhir Tahun, juara 4 Wawasan wiyata mandala yang kmaren, apa lagi? iya lumayan juga kan juaranya? daripada yang gapunya juara? HAHAHA. iya paling itu kegiatan kelas sepuluh tiga selama hampir setaun ini.oiyaa! kegiatan yang menjadi ciri khas kita, nongkrong di gawang hahaha. depan kelas sepuluh tiga kan ada gawang tuh? itu tongkrongan paling asik serius.biasa dipake kalo istirahat dan jam kosong pastinya :D
Emm.. mau nge-kritik SMANSABARAKU nih biar makin kece aja B). Enggak banyak-banyak kok. Paling cuman beberapa aja, limapuluh sampe seratus aja *haha lucu* enggak nyampe segitu ah. Langsung aja, jadi menurut kita guru di SMANSA itu terlalu mementingkan nilai,bukan pemahaman siswa. Begini, jadi bapak-ibu guru itu memberi banyak tugas kepada siswa untuk dikerjakan, tapi soal yang diberikan itu menurut siswa sudah melewati batas kemampuan, jadi kebanyakan siswa hanya menyalin tugas tersebut dan tidak mengerti apa yang dikerjakannya. Dan dengan sekejap, nilai sudah jadi. Padahal bapak-ibu guru belum mengecek *oum* Jadi, menurut kita tujuan kita sekolah hanya untuk mendapatkan raport dan tidak mengerti apa-apa ._.
Saran kita, jika bapak-ibu guru ingin memberi tugas, lebih baik memberi sedikit tugas tapi siswa mengerjakan sendiri dan paham dari pada memberi soal yang jawabannya hinggal 5 lembar folio tapi siswa hanya mengeluarkan tenaga untuk mencontek saja, itu yang pertama. Yang kedua, bapak ibu guru.... kantin yang baru cepat dioperasikan dong u,u demi apa kita itu ngenes banget punya kantin yang seperti pengungsian korban gempa *ceilaah* Kalau kantinnya seperti itu kan sudah jelas makanan yang dijual sudah tidak higienis karena lingkungan sekitar kantin yang seperti comberan HEHEHE *nyengir* ya kita sih pengennya punya kantin yang layang giduuu :D cepetan ya paakkk... Emm, terus yang ketiga. Tempat parkir! Yeah benar sekali, tempat yang ramai jika bel masuk dan bel pulang sekolah. Tempat parkir SMANSA itu masih punya banyak kekurangan. Tanahnya tidak rata, umpel-umpelan, tidak terlihat rajin, ya itu diantaranya. Saran dari kita tempat parkir SMANSA itu tanahnya diCOR saja hehehe, emm dihaluskan begiduu. Jadi, tidak ada motor yang suka jatuh sendiri karena tanahnya tidak rata. Terus, motor itu jangan diparkirkan terlalu dekat, karena sudah banyak motor yang menjadi korban karena parkir yang terlalu dekat itu. Nah kalau dua faktor tadi sudah benar maka tempat parkir kita akan terlihat rapih \(^o^)/
Saran kita, jika bapak-ibu guru ingin memberi tugas, lebih baik memberi sedikit tugas tapi siswa mengerjakan sendiri dan paham dari pada memberi soal yang jawabannya hinggal 5 lembar folio tapi siswa hanya mengeluarkan tenaga untuk mencontek saja, itu yang pertama. Yang kedua, bapak ibu guru.... kantin yang baru cepat dioperasikan dong u,u demi apa kita itu ngenes banget punya kantin yang seperti pengungsian korban gempa *ceilaah* Kalau kantinnya seperti itu kan sudah jelas makanan yang dijual sudah tidak higienis karena lingkungan sekitar kantin yang seperti comberan HEHEHE *nyengir* ya kita sih pengennya punya kantin yang layang giduuu :D cepetan ya paakkk... Emm, terus yang ketiga. Tempat parkir! Yeah benar sekali, tempat yang ramai jika bel masuk dan bel pulang sekolah. Tempat parkir SMANSA itu masih punya banyak kekurangan. Tanahnya tidak rata, umpel-umpelan, tidak terlihat rajin, ya itu diantaranya. Saran dari kita tempat parkir SMANSA itu tanahnya diCOR saja hehehe, emm dihaluskan begiduu. Jadi, tidak ada motor yang suka jatuh sendiri karena tanahnya tidak rata. Terus, motor itu jangan diparkirkan terlalu dekat, karena sudah banyak motor yang menjadi korban karena parkir yang terlalu dekat itu. Nah kalau dua faktor tadi sudah benar maka tempat parkir kita akan terlihat rapih \(^o^)/

















