Emm.. mau nge-kritik SMANSABARAKU nih biar makin kece aja B). Enggak banyak-banyak kok. Paling cuman beberapa aja, limapuluh sampe seratus aja *haha lucu* enggak nyampe segitu ah. Langsung aja, jadi menurut kita guru di SMANSA itu terlalu mementingkan nilai,bukan pemahaman siswa. Begini, jadi bapak-ibu guru itu memberi banyak tugas kepada siswa untuk dikerjakan, tapi soal yang diberikan itu menurut siswa sudah melewati batas kemampuan, jadi kebanyakan siswa hanya menyalin tugas tersebut dan tidak mengerti apa yang dikerjakannya. Dan dengan sekejap, nilai sudah jadi. Padahal bapak-ibu guru belum mengecek *oum* Jadi, menurut kita tujuan kita sekolah hanya untuk mendapatkan raport dan tidak mengerti apa-apa ._.
Saran kita, jika bapak-ibu guru ingin memberi tugas, lebih baik memberi sedikit tugas tapi siswa mengerjakan sendiri dan paham dari pada memberi soal yang jawabannya hinggal 5 lembar folio tapi siswa hanya mengeluarkan tenaga untuk mencontek saja, itu yang pertama. Yang kedua, bapak ibu guru.... kantin yang baru cepat dioperasikan dong u,u demi apa kita itu ngenes banget punya kantin yang seperti pengungsian korban gempa *ceilaah* Kalau kantinnya seperti itu kan sudah jelas makanan yang dijual sudah tidak higienis karena lingkungan sekitar kantin yang seperti comberan HEHEHE *nyengir* ya kita sih pengennya punya kantin yang layang giduuu :D cepetan ya paakkk... Emm, terus yang ketiga. Tempat parkir! Yeah benar sekali, tempat yang ramai jika bel masuk dan bel pulang sekolah. Tempat parkir SMANSA itu masih punya banyak kekurangan. Tanahnya tidak rata, umpel-umpelan, tidak terlihat rajin, ya itu diantaranya. Saran dari kita tempat parkir SMANSA itu tanahnya diCOR saja hehehe, emm dihaluskan begiduu. Jadi, tidak ada motor yang suka jatuh sendiri karena tanahnya tidak rata. Terus, motor itu jangan diparkirkan terlalu dekat, karena sudah banyak motor yang menjadi korban karena parkir yang terlalu dekat itu. Nah kalau dua faktor tadi sudah benar maka tempat parkir kita akan terlihat rapih \(^o^)/
